Warung Hidup

Pada pembelajaran IPA, peserta didik diimbau untuk menanam benih tanaman pangan atau yang akrab disebut dengan ”warung hidup”. Melalui penugasan mandiri secara terpadu, peserta didik kelas 7, 8, 9 menanam berbagai jenis tanaman pangan di rumah masing-masing dengan menggunakan botol air mineral bekas sebagai potnya. Setiap harinya peserta didik diminta untuk memantau perkembangan tanamannya. 1 bulan setelah itu, peserta didik membawa tanamannya yang telah tumbuh ke sekolah untuk kemudian dijadikan bahan ajar dan etalase tanaman pangan di sekolah. Peserta didik membawa tanaman pangan ke sekolah. Masing-masing peserta didik membawa 1 buah tanaman. Berbagai jenis tanaman yang telah ditanam oleh peserta didik dibawa ke sekolah untuk dibuat menjadi etalase tanaman pangan dan obat.Peserta didik bekerja sama memilah dan memilih sampah organik dan anorganik untuk diolah menjadi kompos.Peserta didik mempraktikan pengolahan kompos dengan cara mencampurkan molase dengan sampah organik di dalam tong yang telah disediakan. Kegiatan pembuatan kompos ini menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta.
01 Oktober 2025
#Sekolah Adiwiyata
Program Lainnya
-
Pembelajaran Mendalam
1 Artikel -
Sekolah Ramah Anak
1 Artikel -
Sekolah Adiwiyata
1 Artikel -
Siaga Kependudukan
2 Artikel -
Ekstrakurikuler
0 Artikel -
Pembiasaan Karakter
1 Artikel -
Inovasi Pembelajaran
1 Artikel -
Seni dan Budaya
1 Artikel -
Ruang Keagamaan
0 Artikel -
Artikel Lainnya
0 Artikel
Pojok Baca Mengingkatkan Literasi 01 Oktober 2025
Senyum Salam Sapa Sopan Santun 01 Oktober 2025
PEMBELAJARAN SENI MUSIK DENGAN MEMANFAATKAN INSTAGRAM dan TIKTOK 01 Oktober 2025
Warung Hidup 01 Oktober 2025
Bangga Kearifan Lokal 01 Oktober 2025